5 Misteri Tersembunyi Dibalik Pusaka Sakti Presiden Soekarno

Spread the love
Presiden Soekarno.

PASTIBISA – 5 Misteri Tersembunyi Dibalik Pusaka Sakti Presiden Soekarno,Soekarno adalah bapak Proklamartor Indonesia, yang akan berpikir bahwa di balik kebesaran Presiden Soekarno memelihara benda -benda yang dianggap memiliki kekuatan sendiri.

Meskipun banyak orang berasumsi bahwa jimat magis itu tidak lebih dari objek favorit pemiliknya. Nah, Kali ini saya merangkum serangkaian misteri tersembunyi di balik warisan Sakti Presiden Soekarno, yang dirangkum dari beberapa sumber sebagai berikut.

  1. Bung Karno Black Cape
    Presiden pertama Indonesia yang memiliki nama salam Bung Karno ternyata memiliki beberapa benda atau jimat favorit yang tidak pernah ada.

Objek pertama yang dianggap sebagai jimat Bung Karno adalah batasan. Adalah akrab jika kita ingat sosok Bung Karno yang selalu menggunakan Pec Anda. Bahkan Peci telah menjadi fitur khas untuk Bung Karno.

Selain salah satu benda favorit Bung Karno, dikatakan bahwa Peci yang selalu digunakan oleh Bung Karno sangat sakral. Topi Black Bung Karno favorit yang memiliki kisah unik di balik ini.

Pada awal cerita, Bung Karno melakukan perjalanan resmi ke Mesir dan diterima dengan sorak -sorai ‘Ahmad Soekarno’. Dia terkejut dengan penggabungan nama ‘Ahmad’ di depan namanya.

Kemudian, salah satu karakter Nu di zamannya bernama Kiai Wahab memberi komentar tentang ini. Dia berpendapat bahwa Peci Bung Karno telah menemukan berkat yang berlimpah. Kemudian, ketika dia berkunjung ke sana, Bung Karno menerima nama ‘Ahman’, yang sangat indah untuk didengar di telinga.

  1. Wesi Yellow Soekarno
    Tidak banyak orang yang tahu tentang benda kuning Wesi Sakti yang dimiliki oleh Presiden Soekarno. Objek ini memiliki bentuk yang sangat kecil dan mirip dengan Tawon, dikatakan bahwa di mana Presiden Soekarno selalu membawa benda ini di belakang kemejanya.

Anda tidak dapat menyamai kekuatan supernatural utama Wesi Yellow dengan Aji Lembu Sekilan yang pernah dimiliki oleh Adipati Menakjinggo, ketika bertarung melawan pasukan Majapahit untuk menikahi ratu Majapahit Dewi Suhito.

  1. Bung Karno Command Stick
    Ternyata ada objek Bung Karno lain yang dianggap memiliki nilai mistis. Anda harus mengetahui hal -hal lain yang sering membawa Bung Karno.

Ya, tongkat selalu dengan Bung Karno, yang memiliki panjang sekitar 30 hingga 40 cm. Menurut rumor yang beredar, tongkat perintah Karno Bung ini memiliki kekuatan magis. Tongkat perintah ini tampaknya dipisahkan dari cengkeraman Anda.

Pertama selalu digunakan selama kunjungan antar negara, digunakan di tempat kedua untuk berurusan dengan para pemimpin atau jenderal dan selalu digunakan saat memberikan pidato, sehingga Bung Karno menjadi proklamat yang sempurna.

Dikatakan bahwa pada urutan Bung Karno ada belati tertanam, ya, hanya pelat besi.

Kayu yang digunakan untuk membuat tongkat lagu dilakukan di kayu apa pun, tetapi kayu yang diambil langsung dari kayu Pucang Kalak, yang hanya diperoleh di Pegunungan Kalak, Ponorogo di wilayah utara Pacitan.

Jenis kayu ini telah lama menjadi sifatnya sebagai objek Kanuragan. Jika ditempatkan di udara, bayangan kayu akan dilihat sebagai ular yang berenang.

  1. Keris Soekarno
    Selain presiden pertama Indonesia, ternyata juga diyakini bahwa Sukarno memiliki beberapa jimat ajaib Mandra Guna. Dipercayai bahwa Soekarno, atau Bung Karno yang akrab, memiliki Kris yang ajaib.

Selain desas -desus bahwa itu benar atau tidak, pada dasarnya Mr. Karni benar -benar suka mengambil beberapa Keris sebagai koleksinya. Selain itu, ternyata Keris memiliki filosofi yang cukup mengejutkan. Keris berarti sebagai simbol mobil -kontrol, harapan, kepercayaan, dan kesederhanaan.

  1. Batu Merah dari Granada
    Selain itu, ternyata Pak Fed juga memiliki jimat lain yang diyakini mengandung belas kasih dan karisma. Agate Soekarni, yang memiliki warna merah darah yang indah yang dikatakan merah Granada dan dianggap memiliki kekuatan mistis yang sengit tanpa pesta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.